Rabu, 31 Oktober 2012

Membangun Mail Server di Debian 6 Squeeze



email server 300x210 Membangun Mail Server di Debian 6 SqueezeMail Server & Web Mail merupakan sebuah paket server yang sangat berperan penting di internet. Dengan adanya Mail Server ini kita dapat berkomunikasi dengan orang lain melalui media surat elektronik. Mail Server sendiri berperan sebagai fasilitator untuk layanan e-mail di internet sedangkan Web Mail hanya sebuah tampilan grafis untuk Mail Server yang tentunya akan sangat memudahkan para pengguna Mail Server dalam management e-mail mereka. Di Debian sendiri ada sebuah konfigurasi yang dapat membangun sebuah Mail Server dengan menggunakan beberapa paket software diantaranya, Postfix sebagai Mail Transfort Agent, Dovecot sebagai alat komunikasi Mail Server, Squirrelmail sebagai web interface yang akan memudahkan pengguna. Dalam artikel saya kali ini saya akan menjelaskan tentang bagaimana caranya membangun sebuah Mail Server & Web Mail pada Debian 6 Squeeze.
Cukup memerlukan waktu yang agak lama dalam membangun sebuah Mail Server, namun disini saya akan coba jelaskan secara terperinci tentang bagaiman mengkonfigurasinya, ada beberapa paket software yang meski anda miliki untuk membangun sebuah Mail Server lengkap dengan Web Mailnya, namun anda tidak perlu khawatir jika komputer anda sudah terkoneksi ke internet karena dengan mudah anda dapat mengambil repository secara online dan itu akan memudahkan anda dalam melakukan installasi software, lihat artikel saya tentang bagaimana menghubungkan komputer Debian dengan internet menggunakan modem USB (klik link untuk melihat Koneksi Internet dengan menggunakan modem USB di Debian). Namun jika komputer anda tidak terkoneksi ke internet maka hal yang harus anda lakukan adalah mengunduh satu per satu paket software yang saya maksud, itupun jika dalam DVD repository Debian anda tidak disertakan paket software yang akan kita gunakan.
Berikut langkah-langkah dalam installasi Mail Server & Web Mail :
1. Install paket software Postfix sebagai Mail Tranfort Agent dengan memasukan perintah
root@sandimulyadi:~# apt-get update
root@sandimulyadi:~# apt-get install postfix
2. Akan muncul tampilan awal installasi seperti gambar dibawah ini
11 Membangun Mail Server di Debian 6 SqueezeAnda tekan enter untuk melanjutkan
21 Membangun Mail Server di Debian 6 SqueezePilih Internet Site lalu tekan enter
31 Membangun Mail Server di Debian 6 SqueezeMasukan domain utama anda lalu Ok
3. Setelah installasi sampai disana anda meski melakukan konfigurasi ulang terhadap Postfix yang baru saja anda install dengan memasukan perintah berikut
root@sandimulyadi:~# dpkg-reconfigure postfix
11 Membangun Mail Server di Debian 6 SqueezeSama seperti tadi tekan enter
21 Membangun Mail Server di Debian 6 SqueezePilih Internet Site
31 Membangun Mail Server di Debian 6 SqueezeMasukan domain utama situs anda
41 Membangun Mail Server di Debian 6 SqueezeBiarkan kosong lalu tekan enter
51 Membangun Mail Server di Debian 6 SqueezeBiarkan seperti defaultnya anda tinggal tekan saja enter
61 Membangun Mail Server di Debian 6 SqueezePilih No
71 Membangun Mail Server di Debian 6 SqueezeBiarkan seperti defaultnya anda tekan enter
8 Membangun Mail Server di Debian 6 SqueezePilih No
9 Membangun Mail Server di Debian 6 SqueezeBatasan maximum mailbox anda nantinya, masukan 0 untuk unlimited lalu enter
10 Membangun Mail Server di Debian 6 SqueezeMasukan symbol “+” lalu tekan enter
111 Membangun Mail Server di Debian 6 SqueezePilih protokol internet yang akan anda gunakan (saya hanya memilih IPv4) lalu enter
4. Langkah selanjutnya adalah anda mengedit file main.cf yang ada didirektori /etc/postfix dengan memasukan perintah
root@sandimulyadi:~# nano /etc/postfix/main.cf
Masukan script berikut di baris paling bawah file main.cf “home_mbox = Maildir/”
Perintah cepatnya adalah seperti berikut
root@sandimulyadi:/home/sandimulyadi# echo “home_mailbox = Maildir/” >> /etc/postfix/main.cf
5. Restart Postfix dengan memasukan perintah
root@sandimulyadi:~# /etc/init.d/postfix restart
6. Buat dua buah user untuk percobaan pengiriman e-mail nantinya dengan perintah
root@sandimulyadi:~# adduser [Nama User]
Isi opsi yang ada sesuai kehendak anda
Buat direktori Maildir untuk setiap user, direktori inilah yang nantinya akan menyimpan data e-mail untuk setiap user seperti Inbox, Sent, Draft dan Trash mail dengan memasukan perintah
root@sandimulyadi:~# mkdir /etc/skel/Maildir
root@sandimulyadi:~# mkdir ~/Maildir/
7. Install paket dovecot dengan memasukan perintah
root@sandimulyadi:~# apt-get install dovecot-common dovecot-imapd
8. Edit file dovecot.conf dengan memasukan perintah
root@sandimulyadi:~# nano /etc/dovecot/dovecot.conf
Cari script dibawah ini (gunakan pencarian untuk mempermudah anda)
protocol = imap imaps pop3 pop3s // Script tanpa tanda “#”
Tambahkan “pop3 pop3s”

mail_location = maildir:~/Maildir
mail_location = mbox:~/mail:INBOX=/var/mail/%u
Hilangkan tanda “#” didepannya

mail_executable = /usr/lib/dovecot/pop3
Hilangkan tanda “#” didepannya
9. Reload & restart Dovecot dengan memasukan perintah
root@sandimulyadi:~# /etc/init.d/dovecot reload
root@sandimulyadi:~# /etc/init.d/dovecot restart
10. Install Squirrelmail sebagai web interface untuk Web Mail anda dengan memasukan perintah
root@sandimulyadi:~# apt-get install squirrelmail
Anda dapat mengunduhnya terlebih dahulu jika Debian Server anda tidak terkoneksi ke internet atau DVD repository anda tidak menyediakan paket installasi Squirrelmail
11. Lakukan konfigurasi untuk Squirrelmail dengan memasukan perintah
root@sandimulyadi:~# squirrelmail-configure
Tampilan awal akan muncul seperti gambar dibawah ini
12 Membangun Mail Server di Debian 6 SqueezeMasukan huruf “D” untuk memilih lalu tekan enter
13 Membangun Mail Server di Debian 6 SqueezeMasukan “dovecot” lalu enter
14 Membangun Mail Server di Debian 6 SqueezeTekan enter untuk melanjutkan
15 Membangun Mail Server di Debian 6 SqueezeMasukan huruf “S” untuk menyimpan hasil dari konfigurasi
16 Membangun Mail Server di Debian 6 SqueezeTekan enter untuk melanjutkan
12. Masukan script “Include /etc/squirrelmail/apache.conf” ke baris akhir dari file apache2.conf yang berada didirektori /etc/apache2. Cara mudahnya adalah seperti berikut
root@sandimulyadi:~# echo “Include /etc/squirrelmail/apache.conf” >> /etc/apache2/apache2.conf
Anda dapat memasukannya secara manual dengan perintah
root@sandimulyadi:~# nano /etc/apache2/apache2.conf
13. Edit file apache.conf yang berada didirektori /etc/squirrelmail dengan memasukan perintah
root@sandimulyadi:~# nano /etc/squirrelmail/apache.conf
Cari script untuk VirtualHost lalu ubah hingga seperti gambar dibawah ini
17 Membangun Mail Server di Debian 6 Squeeze
14. Buat juga sebuah alias untuk mail server hingga nantinya dapat diakses dengan memasukan alamat mail.sandimulyadi.com
root@sandimulyadi:~# nano /var/cache/bind/db.sandimulyadi
18 Membangun Mail Server di Debian 6 Squeeze
Restart BIND dengan memasukan perintah
root@sandimulyadi:~# /etc/init.d/bind9 restart
Masukan perintah nslookup untuk melihat apakah alias untuk Mail Server sudah dapat berjalan atau belum
root@sandimulyadi:~# nslookup mail.sandimulyadi.com
19 Membangun Mail Server di Debian 6 Squeeze
15. Restart beberapa paket software seperti BIND, Postfix, Dovecot, dan juga Apache dengan memasukan perintah
root@sandimulyadi:~# /etc/init.d/postfix restart
root@sandimulyadi:~# /etc/init.d/dovecot reload
root@sandimulyadi:~# /etc/init.d/dovecot restart
root@sandimulyadi:~# /etc/init.d/apache2 restart
16. Sekarang sudah tiba waktunya pengujian untuk Mail Server anda, contoh kasusnya adalah dengan menggunakan dua buah user yang tadi saya buat, ceritanya saya punya user bernama “sandimulyadi” dan “lahem”.
Pertama, saya akan mengirim sebuah e-mail dari user “sandimulyadi” ke user “lahem” dan kemudian user “lahem” akan menjawab e-mail yang diterimanya dari user “sandimulyadi”.
Saya masukan perintah berikut untuk masuk ke Mail Server mail.sandimulyadi.com
root@sandimulyadi:~# lynx mail.sandimulyadi.com
Pertama, saya akan login dengan user “sandimulyadi”
20 Membangun Mail Server di Debian 6 Squeeze
Kemudian saya buat sebuah e-mail untuk user “lahem”
211 Membangun Mail Server di Debian 6 Squeeze
Ketiga, saya logout dari user “sandimulyadi” dan beralih login dengan user “lahem” untuk melihat e-mail dari user “sandimulyadi”
22 Membangun Mail Server di Debian 6 Squeeze
Cek apakah e-mail dari user “sandimulyadi” sudah dapat diterima belum
23 Membangun Mail Server di Debian 6 Squeeze
Ternyata e-mail dari user “sandimulyadi” telah diterima oleh user “lahem” dan sekarang user “lahem” akan membalas e-mail dari user “sandimulyadi”
24 Membangun Mail Server di Debian 6 Squeeze
Setelah terkirim saya akan logout dari user “lahem” dan beralih ke user “sandimulyadi” untuk melihat e-mail balasan yang dikirim oleh user “lahem”
25 Membangun Mail Server di Debian 6 Squeeze
Seperti terlihat diatas bahwasanya user “sandimulyadi” dapat mengirim e-mail dan membalas e-mail dari user “lahem” begitupun sebaliknya. Jadi dapat disimpulkan bahwa konfigurasi Mail Server dan Web Mail yang saya kerjakan sudah berjalan dengan baik.
Andapun dapat mencobanya dengan menggunakan komputer klient (Windows XP) dengan membuka web browser yang ada dan masukan alamat mail.sandimulyadi.com di address barnya.

Konfigurasi FTP server pada debian 6.


FTP (File Transfer Protocol) Server menurut Wikipedia adalah sebuah protokol Internet yang berjalan di dalam lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk pengiriman berkas (file) komputer antar mesin-mesin antarjaringan. FTP Server ini merupakan sebuah protocol internet yang paling pertama dikembangkan dan hingga kini masih tetap berjalan dan banyak digunakan dalam jaringan. Dengan adanya FTP Server ini memungkinkan setiap komputer untuk mengunduh ataupun menggunggah berbagai file ke jaringan dimana ia berada hingga dapat dinikmati oleh setiap orang yang ada didalamnya.
Tidaklah sulit membuat sebuah FTP Server dalam Debian, anda hanya cukup menginstall sebuah software yang dapat menjalankan FTP Server pada Debian. Berikut merupakan tahapan dalam membangun sebuah FTP Server :
1. Install paket software vsftpd dengan memasukan perintah
root@sandimulyadi:~# apt-get install vsftpd
File vsftpd.conf yang akan kita gunakan berada di direktori /etc
2. Secara otomatis akan membuat sebuah user bernama “ftp”, namun sebaiknya anda hapus terlebih dahulu dan masukan user baru secara manual dengan nama yang sama
root@sandimulyadi:~# deluser ftp
root@sandimulyadi:~# adduser ftp
user ftp Konfigurasi FTP Server pada Debian 6 Squeeze
Dengan dibuatnya user baru bernama ftp maka akan secara otomatis terdapat sebuah direktori untuk user ftp tersebut yang berada di direktori /home. Direktori dari ftp inilah yang nantinya akan anda buat sebagai direktori utama tempat meletakan file-file yang akan diunggah ke FTP Server
3. Edit file vsftpd.conf dengan memasukan perintah berikut
root@sandimulyadi:~# nano vsftpd.conf
Anda akan menemukan beberapa deret script, namun yang perlu anda ubah hanyalah deret script yang saya tuliskan dibawah ini, anda hapus tanda “#” didepannya
anonymous_enable=NO
“Yes” memungkinkan komputer yang berada diluar jaringan bisa masuk ke FTP Server
“No” tidak memungkinkan komputer yang berada diluar jaringan bisa masuk ke FTP Server, meskipun bisa akan diminta user & password
local_enable=YES
Memungkinkan komputer yang berada dalam jaringan bisa mengakases FTP Server atau tidak
write_enable=YES
Memungkinkan untuk dapat memasukan perintah seperti memindahkan file
local_umask=022
anon_upload_enable=YES
Memungkinkan komputer klient bisa mengunggah sebuah file ke FTP Server atau tidak
anon_mkdir_write_enable=YES
Memungkinkan komputer klient bisa membuat sebuah direktori baru atau tidak
anon_root=/home/ftp // Tambahkan dibawah script anon_mkdir_write_enable
Tempat meletakan direktori atau file dalam FTP Server
xferlog_file=/var/log/vsftpd.log
Untuk melihat aktifitas FTP Server, siapa saja yang mengaksesnya, apa saja yang dilakukannya dan lain sebagainya
ftpd_banner=Welcome to blah FTP service.
Pesan yang akan tampil ketika klient mengakses FTP Server
Simpan konfigurasi dengan menekan kombinasi tombol Ctrl + x lalu y dan enter
4. Setelah anda selesai dengan konfigurasi diatas sebaiknya anda restart vsftpd dengan memasukan perintah
root@sandimulyadi:~# /etc/init.d/vsftpd restart
5. Buat beberapa direktori baru didalam direktori /home/ftp yang dijadikan direktori utama FTP Server anda
root@sandimulyadi:~# cd /home/ftp
root@sandimulyadi:~# mkdir dir1 dir2 dir3 dir4 dir5
6. Tahap selanjutnya, anda coba lakukan pengecekan apakah konfigurasi yang anda lakukan sudah benar atau belum dengan membuka FTP Server di web browser pada Debian Server anda
root@sandimulyadi:~# lynx ftp://sandimulyadi.com
lynx ftp Konfigurasi FTP Server pada Debian 6 Squeeze
7. Jika hasil yang anda dapatkan seperti tampilan gambar diatas itu menandakan bahwa konfigurasi FTP Server yang anda kerjakan delah dapat berjalan dengan baik. Pengujian juga dapat dilakukan di komputer klient seperti Windows XP yang selalu saya gunakan, caranya buka salah satu web browser yang anda gunakan di Windows XP kemudian masukan alamat ftp://sandimulyadi.com
8. Anda dapat menggunakan beberapa software untuk mengunggah file dari komputer klient untuk FTP Server, seperti FileZilla misalnya anda dapat mencobanya sendiri, saya jadikan ini sebagai tantangan baru bagi anda.

Cara Konfigurasi Dasar Cisco Router.


Anda ingin belajar bagaimana cara mengkonfigurasi router cisco? jangan khawatir , kali ini saya akan memberikan sedikit pengalaman tentang bagaimana mengkonfigurasi router cisco. Namun pada kesempatan ini saya hanya akan membahas tentang konfigurasi dasar, yaitu konfigurasi yang umumnya dilakukan oleh seorang administrator. Ok, simak saja, bahasan berikut ini.
Untuk mengkonfigurasi router dilakukan, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah, membangun sesi console. Sesi console dibentuk dengan menghubungkan port console yang ada pada router dengan port COM 1 yang ada pada PC.
 
Seteleh sesi console terbentuk, selanjutnya mengaktifkan terminal emolusi, yang lazim digunakan pada Sistem Operasi windows adalah hyperterminal (konfigurasi router melalui minicom di linux lihat disini ). Aktifkan hyperterminal, pastikan port yang dipilih adalah COM1, lalu konfigurasi :
  • Bits per second : 9600 bps
  • Data bits: 8
  • Parity : none
  • Stop bits:1
  • Flow control : none
Kemudian hidupkan router (power on), router akan melakukan proses boot up, setelah proses boot up selesai router akan menampilkan pesan “Would you like enter initial configuration dialog?” sebaiknya jawab “no”. lalu router menampilkan pesan “Press return to get start”. Untuk memulai kita tekan tombol “Enter”. Pada router yang belum dikonfigurasi maka router akan menampilkan prompt “router>” yang menandakan kita berada pada modus operasi user EXEC.
untuk memulai konfigurasi ketikan “enable” seperti contoh berikut :
Router> enable
Router#
Saat ini kita telah berada pada modus operasi privilege EXEC, konfigurasi biasanya dilakukan pada modus global configuration, artinya konfigurasi yang dilakukan pada modus ini akan mempengaruhi seluruh sistem. Kalau sebelumnya kita berada pada modus privillege EXEC maka untuk beralih ke modus global configuration perintahnya adalah:
Router#config terminal atau
Router#conf t
Beberapa konfigurasi dasar yang perlu dilakukan adalah :
a. Hostname
Fungsinya adalah untuk memberi nama pada router
syntax :
router(config)#hostname nama router yang diinginkan
misal nama router yang diinginkan adalah cisco, maka bentuk perintahnya
router(config)#hostname cisco
cisco(config)#
b. Enable password
Fungsinya untuk mengaktifkan password pada perintah enable
syntax :
cisco(config)#enable password kata-password yang diiinginkan
misal kata-password yang diinginkan adalah cisco, maka bentuk perintahnya
cisco(config)#enable password cisco
c. Enable secret
Fungsinya untuk mengaktifkan kata secret pada perintah enable, fungsinya sama dengan perintah enable password, namun enable secret memiliki prioritas yang lebih tinggi dan kata secret dalam bentuk terenkripsi.
syntax :
cisco(config)#enable secret kata-secret yang diinginkan
misal kata secret yang diinginkan adalah class, maka bentuk perintahnya adalah
cisco(config)#enabel secret class
c. Line console
Mengaktifkan password pada line console, agar hanya orang yang mengetahui/ memiliki password saya yang bisa mengakses router melalui line console. Router hanya memiliki 1 buah line console.
cisco(config)#line console 0
cisco(config-line)#password kata-password yang diinginkan
cisco(config-line)#exec-timeout 5
cisco(config-line)#login
d. Line auxiliary
Mengaktifkan password pada line aux, agar hanya orang yang mengetahui/ memiliki password saya yang bisa mengakses router melalui line aux. Router hanya memiliki 1 buah line aux.
cisco(config)#line aux 0
cisco(config-line)#password kata-password yang diinginkan
cisco(config-line)#exec-timeout 5
cisco(config-line)#login
e. Line Virtual Terminal
Mengaktifkan password pada line virtual terminal, agar hanya orang yang mengetahui/ memiliki password saya yang bisa mengakses router melalui line virtual terminal. Router hanya memiliki 5 buah line virtual terminal (vty).
cisco(config)#line vty 0 4
cisco(config-line)#password kata-password yang diinginkan
cisco(config-line)#exec-timeout 5
cisco(config-line)#login
Selamat mencoba!

Senin, 01 Oktober 2012

Web Hosting gratis paling Mantab.

ATSPACE
ATSPACE.COM adalah pilihan saya saya sebagai layanan hosting gratis terbaik. Jika Anda tidak memerlukan server-side scripting seperti PHP, Perl atau SSI untuk menjalankan website Anda. Mereka sangat profesional, gratis hosting permintaan Anda akan segera diaktifkan dan tidak ada banner akan ditampilkan di situs Anda.

Here are their details:

GENERAL
FREE DOMAIN HOSTING:YES (Unlimited)
SUBDOMAINS:YES (Unlimited)
SUBDOMAIN URL TYPE:your-name.atspace.com
BANDWIDTH:Unlimited
DISK SPACE:50 MB
ADS
FORCED ADS:NO
YOUR OWN ADS:YES
SCRIPTING
CGI-BIN:NO
SCRIPTS SUPPORTED:NO
SCRIPT INSTALLER:NO
DATABASES
MySQL:NO
MYSQL DATABASE SPACE:N/A
SITE MANAGEMENT
WEB EDITING TOOLS:NO
FRONT PAGE EXTENSIONS:NO
CONTROL PANEL:NO
EMAIL
EMAIL:POP3 (Unlimited)
SMTP:NO
UPLOAD
FTP ACCOUNT:YES
FILE SIZE LIMIT:200 KB
SUPPORTED FILE TYPES:Flash okay
STATS
SITE STATS:NO
ACCESS LOGS:NO




50WEBS
50WEBS  website layanan hosting gratis untuk mereka yang hanya perlu menggunakan HTML, CSS dan Javascript untuk membuat kehadiran web mereka. Mereka tidak cukup sebagai profesional AtSpace tetapi mereka menawarkan ruang disk sedikit lebih.

Here are their details:
GENERAL
FREE DOMAIN HOSTING:YES (Unlimited)
SUBDOMAINS:YES (Unlimited)
SUBDOMAIN URL TYPE:your-name.50webs.com
BANDWIDTH:Unlimited
DISK SPACE:60 MB
ADS
FORCED ADS:NO
YOUR OWN ADS:YES
SCRIPTING
CGI-BIN:NO
SCRIPTS SUPPORTED:NO
SCRIPT INSTALLER:NO
DATABASES
MySQL:NO
MYSQL DATABASE SPACE:N/A
SITE MANAGEMENT
WEB EDITING TOOLS:NO
FRONT PAGE EXTENSIONS:NO
CONTROL PANEL:Web-based (very basic)
EMAIL
EMAIL:POP3
SMTP:NO
UPLOAD
FTP ACCOUNT:YES
FILE SIZE LIMIT:300 KB
SUPPORTED FILE TYPES:MP3 & Flash okay (refer to FAQ)
STATS
SITE STATS:NO
ACCESS LOGS:NO



FREEHOSTIA
FREEHOSTIA  menawarkan sebuah paket web luar biasa dan penuh dengan fitur hosting gratis (dan tidak ada iklan!) Bagi mereka yang membutuhkan dukungan PHP dan database MySQL untuk situs web mereka. Hanya mengeluh saya dengan orang-orang ini adalah proses sign-up yang meminta banyak informasi pribadi serta memberikan kesan bahwa Anda harus membayar untuk sesuatu yang dengan mengharuskan Anda untuk memilih antara menggunakan kartu kredit atau Paypal. Namun pada kenyataannya tidak ada biaya (saya hanya memilih opsi Paypal dan account saya diaktifkan langsung, tidak ada pertanyaan lebih jauh bertanya). Selain itu, saya sangat terkesan dengan pengaturan hosting nya.

Here are their details:
GENERAL
FREE DOMAIN HOSTING:YES (1)
SUBDOMAINS:YES (5)
SUBDOMAIN URL TYPE:your-name.freehostia.com
BANDWIDTH:5 GB/month
Disk Space:250 MB
ADS
FORCED ADS:NO
YOUR OWN ADS:YES
SCRIPTING
CGI-BIN:NO
SCRIPTS SUPPORTED:PHP, Perl, SSI, CGI
SCRIPT INSTALLER:YES (Elefante Installer)
DATABASES
MySQL:1
MYSQL DATABASE SPACE:10 MB
SITE MANAGEMENT
WEB EDITING TOOLS:NO
FRONT PAGE EXTENSIONS:YES
CONTROL PANEL:Web-based
EMAIL
EMAIL:POP3 (x3)
SMTP:NO
UPLOAD
FTP ACCOUNT:YES
FILE SIZE LIMIT:500 KB
SUPPORTED FILE TYPES:ALL
STATS
SITE STATS:YES (Webalizer)
ACCESS LOGS:YES



100WEBSPACE
100WEBSPACE100WEBSPACE adalah salah satu tertua dan paling mapan menawarkan sampai ruang web hosting gratis. Mereka membagikan paket lengkap fitur web hosting yang berarti Anda mendapatkan server-side scripting (PHP, Perl, dll), database, email POP3 dan webmail, kit utuh dan Kaboodle. Di atas ini dukungan teknis mereka yang spektakuler. Harga dari semua ini adalah Anda akan memiliki untuk menampilkan iklan banner mereka di bagian atas semua halaman web Anda. 

Here are their details:
GENERAL
FREE DOMAIN HOSTING:YES (1)
SUBDOMAINS:YES (5)
SUBDOMAIN URL TYPE:your-name.[server name].com
BANDWIDTH:3 GB/month
Disk Space:100 MB
ADS
FORCED ADS:Banner and text links at top
YOUR OWN ADS:YES
SCRIPTING
CGI-BIN:NO (Scripts run in all directories)
SCRIPTS SUPPORTED:SSI, PHP, Perl, CGI
SCRIPT INSTALLER:NO
DATABASES
MySQL:1
MYSQL DATABASE SPACE:5MB
SITE MANAGEMENT
WEB EDITING TOOLS:NO
FRONT PAGE EXTENSIONS:YES
CONTROL PANEL:Web based
EMAIL
EMAIL:3 POP3 accounts, 3 Aliases
SMTP:NO
UPLOAD
FTP ACCOUNT:YES
FILE SIZE LIMIT:500 KB
SUPPORTED FILE TYPES:No streaming audio/video
STATS
SITE STATS:Webalizer 2.01
ACCESS LOGS:NO



AWARDSPACE
AWARDSPACE menyediakan paket web hosting gratis yang beredar bannerless meskipun bisa menjadi sedikit aneh. Panel kontrol berbasis web adalah sedikit lambat dan kikuk dan login FTP memiliki pengaturan batas waktu tidak aktif sangat pendek. Ada juga daftar kata-kata terlarang (yang rahasia) yang tidak dapat digunakan di situs Anda. Jika mereka digunakan, halaman web dilaporkan akan redirect ke yang lain (Persyaratan Layanan - 5.g). Hal ini dilaporkan dilakukan untuk alasan hukum meskipun moderator tidak dapat menjelaskan mengapa AwardSpace rupanya host web hanya gratis yang merasa perlu untuk melakukan hal ini. Jelas bukan cangkir tehku tapi mereka mendapatkan sambutan hangat di tempat lain jadi saya pikir saya akan memasukkan mereka.

Here are their details:
GENERAL
FREE DOMAIN HOSTING:YES (2)
SUBDOMAINS:YES (5)
SUBDOMAIN URL TYPE:your-name.awardspace.com
BANDWIDTH:5 GB/month
Disk Space:200 MB
ADS
FORCED ADS:NO
YOUR OWN ADS:YES
SCRIPTING
CGI-BIN:NO
SCRIPTS SUPPORTED:PHP, CGI, SSI, Perl
SCRIPT INSTALLER:YES (Zachy Tools Installer)
DATABASES
MySQL:1
MYSQL DATABASE SPACE:N/A
SITE MANAGEMENT
WEB EDITING TOOLS:NO
FRONT PAGE EXTENSIONS:YES
CONTROL PANEL:Web-based
EMAIL
EMAIL:5
SMTP:NO
UPLOAD
FTP ACCOUNT:YES
FILE SIZE LIMIT:500 KB
SUPPORTED FILE TYPES:All of the following file types are forbidden: .htacl, .htaclu, .avi, .mov, .mp2, .mp3, .mpeg, .ram, .asf, .quota, .vbs, .shs, .scr, .exe, .cmd, .torrent, .wmv, .wma, .rm, .zip, .htacl, .htaclu, .avi, .mov, .mp2, .mp3, .mpeg, .ram, .asf, .quota, .vbs, .shs, .scr, .exe, .cmd, .torrent, .wmv, .wma, .rm, .zip
STATS
SITE STATS:YES (kinda sorta)
ACCESS LOGS:NO

Poll

Shoutbox

Teman

Pencarian

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls